setelah dia memaafkan aku,kami kembali menjalani percintaanyang biasa menurutku.walaupun aku tak bisa merengguk raga cintanya camelia,tapi aku bisa mendapatkannya di pacarku yang lain,namun kami tetap hangout bareng,dalam benakku ternyata dia benar-benarceweknya kuat pendiriannya.terkadang aku salut terhadap dirinya,mengapa dia begitu teguh.suatu waktu aku pergi kerumahnya,aku terkejut begitu sampai dirumahnya,kehangatan keluarga yang tidak aku dapatkan dalam keluargaku aku saksikan secara langsung dan membuat aku tersanjung.kami lalu duduk di serambi rumahnya yang apik,rapi dan bersih wah sungguh nyaman sekali.dia camelia lalu masuk kedalam rumah untuk membuatkan aku secangkir teh hangat yang kebetulan diluar anginnya cukup kencang membuat dingin suasana.sejenak lalu akusandarkan punggungku di kursi kayu kuno yang tertata di serambi itu,lalu pikiranku seperti dikacau oleh sesutu yang membuat aku seperti di alam lain,disana aku melihat perbuatanku yang aku lakukan pada camelia.hal pertama yang muncul adalah saat pertama kali kubujuk camelia untuk bersetubuh,aku terhempas tunduk malu,lelaki man yang tega menyetubuhi wanita yang dijaga dengan penuh rasa kasih sayang oleh kedua orang tuanya,di beri pelajran yang berharga.sedangkan aku selalu di biarkan jatuh kedalam jurang,dan apabila mati mereka berkata"oh.mati"lain halnya dengan camelia,apabila sesuatu terjadi pada camelia orang tuanya akan merasa bersalah seumur hidup dan menyesal seumur hidup.hhhaaaaaaaaaaaa........(teriakku).tuhan aku adalah lelaki yang paling bejat,berdosa di muka bumi ini.
lalu hal kedua yang ditampilkan adalh saat perasaanku terhadap camelia yang terpaksa pacaran dengannya gara-gara tak dituruti keinginanku...padahal begitu besar sangat perhatiannya padaku dan aku hanya..ehhmm cuek...teringat saat kita berdua ditaman,aku memegang gitar dan menyenandungkan lagu kesukaanku ia lalu dengan santainya memetik bunga kemudian menyelipkannya di senar gitarku,aku merasa dia berlebiahn dan kemudian membuangnya,tapi kemudian dia punguti bunga itu lalu jatuh air matanya dan berlari.aku menangis melihat itu,kasih sayang yang sejati tlah aku abaikan,aku hanya memikirkan nafsu saja dan yang terakhir yang membuat aku sangat kaget dan terbelalak datang seseorang yang sangat tua kehadapanku lalu seoalah ingin memberitahukan bahwa sesungguhnya camelia menderita penyakit kannker getah bening yang umurnya tidak lama lagi....lalu aku teriak dan tersadar seketika kulihat sesosok wajah cantik sedang menghadiahkan ku secangkir teh hangat,lalu kupeluk dia,dia terkaget dan bertanya"kenapa,apa yang terjadi?".
"tidak...tidak apa-apa(air mataku membasahi baju merah muda yang dia kenakan)
"kenapa kau menangis?".tanya camelia sangat heran.
"maafkan aku atas semua kesalahan yang pernah ku perbuat".
"maksud kamu?".masih dengan muka heran.
"aku telah banyak berbuat dosa,kesalahan terhadapmu yangmembuat kamu tersiksa pacaran denganku".
"ehhmmm... tidak apa-apa aku,aku tak pernah mengambil hati perbuatan mu".
sepertinya malam itu aku sangat-sangat seperti anak kecil yang menangis sesgukkan.
aku belum berani menanyakan perihal penyakit yang di deritanya,ah masih ada hari esok aku coba akan tanyakan.
Keesokan harinya pagi-pagi ibu tumben-tumbennya membangunkan aku.
"ada apa bu?".tanyaku
"kita harus pulang kampung paras".
"ya ada apa?".
"nenek kamu meninggal".
"haahh....inallilahi....ya bu ayo kita berangkat".
lalu kamiberangkat bersama menuju desa,nenek meninggal karena penyakit tuayang telah lam di deritanya,dan ibu tak henti-hentinya berlinang air mata.kami di desa selama 3 hari,setelah itu kami kembali pulang kerumah,di dalam perjalanan aku tak henti-hentinya memikirkan camelia,bagaiman keadaanya,masih cantikkah ya tentu masih cantik.lalu sampailah dirumah sekitar pukul 12 malam.
"tidur dulu ah besok ketemu sang pujaan hati hhmmmm...".
esoknya dengan rasa tak sabar aku pergi menggunakan motor kebangsaan ku kawasaki ninja...breeeemmm.
teteteteeeee.....setelah sampai aku kemudian memarkirkan kendaraan ku dan lalu berlalu ke depan pintu kemudian menetuk pintu dalam hati(pasti yang cantik itu yang menyambut ku)pintu di buka yang keluar ibu camelia....dan kemudian terlihat kaget dan menangis.
"ada apa bu?".
"maafkan ibu nak".
"kenapa bu?".
"camelia...meninggal".
"apaaaaa......".
badanku sangat terasa lemas sampai orangtuanya mengangkat aku ke dalam.
aku lemas,lunglai,menyesal.
sekian ceritaku di usiaku yang sudah beranjak ke 45 tahun ini aku masih menjomblo walaupun tak perjaka lagi,munkin ini karma yang ku terima karena telah mencampakkan orang yang sungguh-sungguh mencintai kamu....sekin moga bisa menjadi pembelajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar